Blog Kedaung Hijau

Desember 26, 2007

SEMUA KEBAGIAN SAKIT

Filed under: OPINI — Tag: — kedaunghijau @ 9:06 pm

supri1.jpgKetika Mang Rusdi, satpam Kedaung Hijau “tumbang” berbulan-bulan, banyak yang mencandai Supri, rekan Mang Rusdi. “Tinggal kami Pri, yang belum sakit. Semua sudah kebagaian.” Ayah seorang anak ini hanya cengar-cengir. “Kalau bisa, jangan…ahhh,” katanya singkat.

SebelumMang Rusdi kena serangan jantung dan harus absen berbulan-bulan, Ki Ontong alias Muhadi, satpam yang lain juga pernah sakit berbulan-bulan. Konon sakitnya Ki Ontong karena efek dari kecelakaan beberapa tahun sebelumnya yang menyerang kepala. Itu menurut pengakuannya. Entah benar atau tidak.

Jauh sebelum Ki Ontong sakit, Mang Jauhari juga pernah sakit lama. Bahkan saking lamanya, akhirnya satpam kawakan di KH ini pilih mengundurkan diri, dengan mencari pesangon sendiri dari pintu ke pintu warga. Ada tiga orang yang menggantikan Mang Jauhari. Wawan, Sonny, dan Si Jan. Tapi ketiganya tak kuat lama. Wawan dan Sonny memilih mengundurkan diri karena badannya tak kuat diajak begadang. Sementara Si Jan, lebih tragis. Ia meninggal muda setelah sempat muntah darah. Sepeninggalan Jan, masuk Adek, adik Sonny yang kemudian digantikan Tukik.

Kini giliran yang tumbang Supri yang awalnya mengeluh sakit perut, mual, dan enggak doyan makan. Anehnya, meski beberapa kali berobat ke RS, diagnosa dokter bermacam-macam. Awalnya, dia divonis typus. Setelah itu maag akut. Dokter lain menyebut kemungkinan ada luka di lambung.

ki-ontong.jpgMemang seyogyanya ada pemeriksaan yang menyeluruh agar ada kepastian penyakitnya hingga pengobatan lebih tepat. Tapi itu semua butuh biaya. Dan rasanya tak mungkin jika keluarga Supri yang sudah habis-habisan untuk berobat harus keluar biaya lagi. Kecuali ada donatur yang mau membiayai atau saweran dari warga.

Sebenarnya bukan hanya Supri saja yang butuh uluran tangan. Mang Rusdi yang kini memilih pengobatan tradisional juga perlu biaya untuk kontrol penyakit jantungnya. Apalagi sampai sekarang kondisi Mang Rusdi masih belum fit.

Ya sudah saatnya warga peduli akan kondisi kesehatan satpamnya. Apalagi tugas mereka juga berat, menjaga keamanan. Kalau mereka sakit-sakitan, bagaimana bisa jaga perumahan?

5 Komentar »

  1. Siapa sih yang kuat bergadang selama 12 jam tanpa istirahat …??? di kantor saya Security dibagi menjadi 3 shift, sehingga bagi mereka yang kebagian jaga malam, masih punya waktu untuk istirahat ,

    Mungkin hal ini perlu juga dipikirkan untuk kita semuanya, bagaimanapun juga ‘Satpam Juga Manusia’, dan kita juga memerlukan tenaga atau servis dr mereka ……

    Komentar oleh Aditomo — Maret 29, 2008 @ 6:25 pm

  2. Bener Pak Adi. Idealnya, memang 8 jam kerja. Nah, jika itu dilakukan, pastinya butuh dua/3 satpam lagi. Sekarang yang lagi diperjuangkan perngurus, kabarnya, sih, biar gaji mereka bisa sesuai UMR atau minimal, mendekati lah.

    Komentar oleh Cak Kris — Maret 29, 2008 @ 7:07 pm

  3. Bagaimana kalo kita perjuangin bersama nyok ….susahnya sekarang ini keadaan ekonomi lagi morat-marit .. bagaimana kalo yang pada ‘care’ berembug bersama … trus warga diajakin omong .. trus RW melkukan inisiatif … trus … lha kok malah ndak brenti2 yah …. huwahahahahahah

    Komentar oleh Aditomo — Maret 29, 2008 @ 7:14 pm

  4. Ini sebenarnya yang kita tunggu. Banyak hal yang seharusnya bisa dilakukan di komplek kita tercinta ini. Dan semua bisa jalan jika ada komunikasi dari warga. Selama ini, saya melihat Pengurus RW hanya menjalankan operasional sehari-hari. Mulai dari penggajian satpam dan penarikan sampah. Padahal seperti Om Adi bilang, banyak hal yang mestinya harus dipikirkan dan kemudian dipecahkan. Dan kalau itu ada dukungan warga, pastinya akan cepet selesai. Mari…..kita mulai :))

    Komentar oleh Cak Kris — Maret 29, 2008 @ 7:24 pm

  5. Cak Kris … kata orang Londo … WHEN THERE IS A WILL .. THERE IS A WAY .. katanya lho ….. hehehehe

    Komentar oleh Aditomo — Maret 30, 2008 @ 9:27 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: