Blog Kedaung Hijau

Agustus 20, 2008

Nasib Kompleks Kita

Filed under: OPINI — Tag:, — kedaunghijau @ 2:28 am

Dulu saya hanya bisa membayangkan, bagaimana tersiksanya, jika di dekat rumah kita ada proyek pembuatan tiang pancang . Dendutam besi palu godam yang menghantam pondasi beton dengan ritme yang nyaris sama begitu memekakkan telinga. Sepuluh tahun kemudian, banyangan miris ini menjadi kenyataan.
Ya, sejak beberapa hari belakangan ini, warga Kedauang Hijau mulai merasakan siksaan itu, sejak proyek di lahan di depan komplek mulai jalan. Dentuman bak meriam itu bertalu-talu saban siang. Entahlah apakah bagi warga itu sebuah “tekanan”. Atau malah bagai musik cadas di siang bolong. Kalau yang terakhir, rasanya hanya sebagai pelipur lara.
Kabarnya, pemasangan tiang pancang itu sebagai awal pembangunan rumah sakit. Masih menurut kabar yang belum dikonfirmasi, rumah sakit yang akan dibangun di depan kompleks kita ini merupakan rumah sakit “cabang” RS Fatmawati. Entahlah, apakah kabar itu benar atau tidak.
Jika memang benar, tentu itu sebuah kabar gembira sekaligus kabar buruk? Lho, kok? Gembiranya, kompleks kita bakal dekat dengan RS. Bukankah itu bisa menjadi nilai lebih sebuah hunian yang dekat dengan RS? Kabar buruknya, tentu soal limbah. Belum lagi efek sosial dari ramainya di sekitar kompleks kita. Dan lebih jauh lagi, tanah kosong di depan kompleks kita nilai ekonominya makin tinggi. Hingga mendorong sang pemilik untuk mengomersialkan.
Jika demikian, sumber air tanah yang selama ini masih tergolong melimpah akan tersedot sana-sini. Apalagi yang namanya industri, tentu akan bisa leluasa menantek tanah sedalam-dalamnya.
Tapi perubahan tak mungkin bisa dilawan. Perubahan zaman telah terjadi. Yang bisa kita lakukan hanya mengatisipasi. Selamat menikmati…..

2 Komentar »

  1. Ampun deh suaranya. Untuk suara datang tidak setiap saat

    Komentar oleh beyez Kemlinthi — Agustus 20, 2008 @ 10:09 am

  2. Salam,
    sekarang sudah mulai kelihatan RS nya sebentar lagi mungkin selesai. Wah kayak apa ya…nanti gerbangnya RS kalau berhadap-hadapan dengan gerbang KH.
    Ya sebagai bagian dari warga KH kami juga mulai mencemaskan kalau RS itu beroperasi,yang paling utama adalah soal keamanan komplek ini. Apakah seaman seperti sediakala? kalau RS itu laku (kan ada tu RSB depan pasar Cpt yang bentar lagi jadi Plaza Aria Putra), pasti merupakan tempat pertemuan publik…yang ramai.

    Tapi lebih dari itu sekarang ini kami sangat terganggu dengan saluran pembuangan air limbah masjid sebelah komplek (al-ikhwan?). Selain pemandangan yang tak sedap baunya juga masya Allah.Buat orang yang masuk pertama kali ke Kaha ini pasti menimbulkan kesan kumuh…jorok dan sebagainya.beberapa bulan lalu..saya sebenarnya sudah gembira melihat warga bekerja bakti…tapi follow up-nya apa ya? selain meninggikan tanah gerbang. ? apakah misalnya sudah ada pembicaraan dnegan takmir masjid itu untuk mengatasisaluran airnya ? kalau kita masuk gerbang dnegan kendaraan saja baunya beraneka…apalgi jalan kaki!
    menurut saya ironis kalau masjid tdk punya pembuangan saluran air…selain bagaimanapun juga fasilitas publik…apalgi jalan ke komplek cenderung hak personal…………..ini adalah urusan hablumminnas……
    adakah yang bisa membantu….?

    terima kasih,
    salam,
    ala’i

    PS. kalau memungkinkan, tolong alamat email saya juga dimasukkan milist KH, agar tidak Ku-in dgm info dan perkembangan warga.sekali lagi terima kasih

    Komentar oleh Ala'i — Desember 27, 2008 @ 1:38 am


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: